Siapkah Kita Berperang?
Negara tetangganya Negara tetangga kita yang satu ini telah berulah kembali. Indonesia telah berkali dilecehkan dan diremehkan. Apa Indonesia benar-benar terlihat lemah di mata dunia? Kita harus berani merubah sikap. Sebagai patriot bangsa terutama para taruna muda ayo berbondong-bondong merubah Indonesia agar semakin berani.
Negara Malaysia (baca malingsia) telah menjiplak dan mengaku-ngakui karya Indonesia sebagai miliknya. Weleh-weleh.. hebat bener… Bila dibiarkan terus budaya kita bisa habis. Pepatah mengatakan “sedikit demi sedikit lama-lama jadi penyakit”.(bikin ndiri nih). Lagu kebangsaan saja menjiplak lagu dari Indonesia (ga punya musisi disana). Tarian bali dicuri dan diaku-akui, reog ponorogo juga. Berbagai budaya dicurinya, tapi budaya korupsi kok gak dicuri ya????$#&%$*^&((
Yang terakhir kasus tiga petugas KPP diculik dan diperkosa (dipaksa maksudnya). Kata menlu sih Cuma dimintai keterangan, padahal kata si korban, mereka ditanggap diborgol disuruh pakai baju tahanan dan di sel. Yang jujur sang korban apa sang menlu ya? (ini dari TV lho).
Banyak yang berpendapat menlu kita penakut, tidak berani berkata dengan terang. (coba aku Menlu-nya…). Kalau Indonesia kaya gini terus, mana mau maju??
Ada kasus terhangat ratusan TKI di Malaysia (baca malingsia) terancam divonis hukuman mati. Katanya para TKI terjarut kasus-kasus criminal, padahal belum ada bukti yang terang.(begitu kata gossip di TV). Sudah tahu begitu masih saja mau jadi TKI.
Lucunya Indonesia hanya menuntut permohonan maaf dari Negara yang masih serumpun itu. (masak cm itu, harusnya ganti rugi dong..kan lumayan). Tapi Negara yang masih berbatasan dengan Negara kita itu tidak mau meminta maaf.
Ternyata benar seperti yang Soekarno katakan. “GANYANG MALAYSIA”. Saatnya kembali menjadikan Malaysia sebagai lauk sarapan kita. Anda siap berperang? Mari kita buktikan, kita patriot pejuang pemikir pemikir pejuang.
Salah satu cara kita berjuang adalah dengan berpartisipasi dan mendukung segala upaya melawan Negara serumpun itu. Comment artikel ini sebagai perwujudan partisipasi Anda. Tuhan tau kita sedang berjuang!! Hidup Indonesia!!

0 komentar:
Posting Komentar